Cheatsheet Bias Kognitif yang Merusak Keputusan Keuangan
Cheatsheet Bias Kognitif yang Merusak Keputusan Keuangan
Otak manusia tidak dirancang untuk membuat keputusan finansial yang optimal. Ini dirancang untuk bertahan hidup di savana, bukan untuk mengevaluasi investasi jangka panjang. Delapan bias kognitif ini adalah yang paling sering menyebabkan keputusan finansial yang buruk meskipun pelakunya cerdas dan berniat baik.
Bias yang Mempengaruhi Investasi
Bias-bias ini membuat orang membeli dan menjual pada waktu yang salah.
- Loss aversion: kehilangan Rp 1 juta terasa dua kali lebih menyakitkan dari mendapat Rp 1 juta. Akibatnya: tahan investasi rugi terlalu lama dan jual investasi untung terlalu cepat.
- Recency bias: meramalkan masa depan berdasarkan apa yang baru saja terjadi. Akibatnya: beli saat pasar sedang naik tinggi, jual panik saat pasar baru turun.
- Anchoring: terpaku pada harga atau angka pertama yang dilihat sebagai referensi. Akibatnya: menunggu harga saham 'kembali' ke harga beli meskipun fundamentalnya sudah berubah.
- Confirmation bias: mencari informasi yang mendukung keputusan yang sudah dibuat. Akibatnya: mengabaikan tanda bahaya yang berlawanan dengan posisi yang sudah dipegang.
Bias yang Mempengaruhi Pengeluaran
Bias-bias ini membuat orang menghabiskan lebih dari yang direncanakan.
- Mental accounting: memperlakukan uang berbeda berdasarkan sumbernya. Akibatnya: bonus atau rejeki nomplok dihabiskan lebih cepat dari gaji reguler.
- Present bias: terlalu mengutamakan kenikmatan sekarang dibanding masa depan. Akibatnya: menunda investasi dan tabungan karena sekarang selalu terasa lebih nyata dari 20 tahun lagi.
- Sunk cost fallacy: terus melanjutkan sesuatu hanya karena sudah menginvestasikan banyak. Akibatnya: mempertahankan bisnis yang rugi atau investasi yang buruk karena tidak mau mengakui kerugian yang sudah terjadi.
- FOMO atau fear of missing out: takut kehilangan kesempatan. Akibatnya: berinvestasi di sesuatu yang tidak dipahami karena semua orang terlihat untung.
Cara pakai PDF ini
Tempel di dinding kerja atau simpan di folder rujukan kamu. Tidak perlu dibaca dari awal sampai akhir, cukup cek bagian yang relevan saat kamu butuh.
Pendamping buku
PDF ini adalah materi pendamping buku Bisnis Jika Dunia Hanya Terdiri dari Seratus Orang oleh Ibrahim Anwar (Hibranwar). Buku versi lengkapnya berisi konteks lengkap dari topik ini.
Beli buku di Google Play Books
Lisensi
CC BY 4.0. Boleh dibagikan, dicetak, dan dikutip dengan atribusi.